Membaca Informasi Nilai Gizi (Nutrition Facts)

Semenjak hamil, saya jadi berhati-hati kalo memilih makanan. Sekarang kalo pilih makanan kemasan, suka kepikiran, apa yah kandungannya. Meskipun tertulis, tapi saya tidak begitu ngerti maksudnya. Well, singkat kata, abis browsing, baru deh paham cara membacanya.

Gini nih. Saya ambil dari sini. Menggunakan contoh nutrition facts dari mie instan.

INFORMASI NILAI GIZI
————————————————————————-1
Takaran saji 1 keping (85 g)Jumlah saji per kemasan 2
————————————————————————-2
Jumlah per sajiEnergi 440 Energi dari lemak 160
————————————————————————-3
% AKG*
Lemak Total 18 g 32%
Lemak Jenuh 4 g 22%
Kolesterol 13 mg 4%
Natrium 480 mg 20%
Karbohidrat Total 63 g 19%
Serat Makanan 3 g 11%
Gula 5 g
Protein 8 g 16%
Vitamin A 60%
Vitamin B1 40%
Vitamin C 8%
Zat Besi 30%
————————————————————————–4
*Persen AKG berdasarkan pada diet 2000 kalori. AKG dapat lebih tinggi atau lebih rendah tergantung pada kebutuhan kalori masing-masing.

Keterangan :

1. Jumlah saji per kemasan adalah 2 penyajian (baca: dalam 1 kemasan terdapat dua keping mie), dimana tiap penyajian (1 keping mie) beratnya 85 g. Nilai gizi yang tercantum merupakan kandungan gizi per takaran saji (1 keping mie). Artinya, jika kita mengonsumsi 1 kemasan (2 keping mie) berarti kita mendapatkan pasokan gizi sebanyak dua kali lipat dari angka yang tercantum.

2. Satu keping mie memasok energi sebesar 440 kilokalori, dimana 160 kilokalori berasal dari lemak. Ingat, konsumsi kalori berlebih dapat menyebabkan kegemukan (overweight hingga obesitas).

3. AKG merupakan kependekan dari angka kecukupan gizi. Istilah lain AKG adalah DV (daily value). Karbohidrat total yang terkandung dalam 1 keping mie sebesar 63 g, dimana jumlah tersebut memasok 19% dari kebutuhan rata-rata manusia akan karbohidrat per hari. Jika di hari itu kita telah mendapat karbohidrat dari mie sebesar 19%, maka di hari yang sama, kita masih diperbolehkan mengonsumsi makanan lain yang mengandung karbohidrat sebesar 81% AKG (81% merupakan hasil pengurangan dari 100% dengan 19%).

Tinggi rendahnya nilai gizi bisa dilihat dari % AKG. Nilai gizi dinyatakan rendah, jika kurang dari 5% AKG, sedang nilai gizi yang lebih besar dari 20% AKG dinyatakan tinggi. Saat berbelanja, kita dapat membandingkan nilai gizi antar produk dengan cara membandingkan AKG-nya. AKG juga dapat dipakai sebagai bahan pertimbangan saat kita hendak menyusun menu makan harian.

Sayangnya, belum semua bahan dapat diketahui patokan AKG-nya. Contohnya adalah trans fat. AKG untuk bahan ini ditandai dengan tanda plus (mirip salib). Padahal, trans fat dan lemak jenuh dapat menaikkan kadar LDL (low density lipid/lemak jahat) dalam darah yang pada akhirnya dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung koroner.

Konsumsi lemak, lemak jenuh, trans fat, kolesterol dan natrium/sodium sebaiknya dibatasi, karena konsumsi yang berlebih dapat menyebabkan penyakit jantung, kanker dan tekanan darah tinggi. Usahakan agar konsumsi bahan tersebut kurang dari 100% AKG per hari.

Adapun zat gizi seperti kalsium, zat besi, vitamin A dan C serta serat makanan sebaiknya dikonsumsi hingga mencukupi 100% AKG per hari. Vitamin dan mineral sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah yang cukup, karena keduanya dapat menyehatkan dan mengurangi risiko terkena penyakit tertentu. Misal: konsumsi kalsium dapat mengurangi risiko terkena osteoporosis. Kelebihan karbohidrat, lemak dan protein dapat disimpan dalam tubuh, sedang kelebihan vitamin akan dibuang. Jadi, jangan sampai mubazir dalam mengonsumsi vitamin.

4. Catatan kaki menyatakan bahwa % AKG dihitung berdasarkan pada kebutuhan rata-rata, yaitu: 2000 kilokalori. AKG dapat lebih tinggi atau lebih rendah tergantung pada kebutuhan kalori masing-masing orang.

Oke, gitu kira-kira. Untuk mengetahui tingkat amannya suatu komponen dalam informasi AKG nya, kita tinggal bandingin aja sama nilai aman yang diperbolehkan masuk ke tubuh kita per harinya. Kaya misalnya, garam / natrium, batas amannya adalah 2300 mg / hari.  Tiap satu sendok teh garam mengandung 2.325 miligram natrium/sodium.  Jadi, perkirakan aja makanan yang masuk tubuh hari ini apa aja, kandungan garamnya udah berapa banyak.


5 thoughts on “Membaca Informasi Nilai Gizi (Nutrition Facts)

  1. keren mbak blognya. . .
    ad artikel ttg ngitung kalori lemak protein secara manual g??
    semisal kita makan satu porsi nasi plus lauk pauk & sayur.
    nah,kita kan g ngerti berapa jumlah kalori yang msuk dalam tubuh kita..
    thx b4

  2. hanya mau sharing, 1 sendok teh garam biasanya garam terdiri dari nacl so..klo mau ngitung garam yg kita konsumsi harus dipisahin na-cl nya, misal kita anggap 1 sdk teh garam = 4 gr Nacl , 1 gr Nacl = 393 na ( garam dapur )..so..jika AKG garam dapur 2300mg/hr..maka dalam sehari utk orang normal ( bdasar usia, tidak ada sakit yg perlu pengurangan natrium/sodium/garam misal : hipertensi, gagal ginjal ) maka 2300/393 = 5-6 sdk teh peres garam dapur.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s