Sekotak Cinta

Sudah sebulan kira-kira Shofi masuk sekolah. Aktivitas baru saya mengantar dan menjemputnya sekolah, kadang gantian sama ayahnya, menyenangkan.. Dan seru juga rasanya, berasa nostalgia dulu waktu kecil sekolah. Siapin buku, siapin baju dan sepatu sekolah, bangun pagi-pagi, sarapan.

Dulu, setiap pagi kita selalu sarapan nasi (wajib banget nasi, meskipun ada roti atau mie, tetap nasi harus dimakan, haha). Trus juga ada segelas susu, which is the hardest part of my breakfast, karena mama selalu bikinin susu putih, padahal saya gak suka sama susu putih. Eneg banget. Jadi minumnya sambil tutup hidung, lucky me I didn’t puke. Entahlah, mungkin mama lupa kalo saya sudah sering bilang beli susu yang coklat aja, tetapi yang hadir di meja selalu yang putih. Kadang-kadang bargain sama mama gak mau minum susu. Alasannya kenyang banget habis makan nasi…tapi tetep gak boleh😀 Biasanya mama nungguin sampai susunya dihabiskan, baru dianterin ke sekolah. Dan kadang-kadang, masih dapat jackpot telor setengah mateng aja lho. Untungnya, ni telor boleh dimakan di mobil, alhamdulillah, sambil mengatur perut, nyari sisa-sisa ruang lambung yang masih muat untuk diisi (udah kenyaaang banget!) Ooh…Mama…jadi kangen dan geli sendiri mengingat masa kecil.

Waktu SMA, selain sarapan juga ada bekal yang dibawa untuk makan siang karena sekolahnya sampai sore. Bekal makanan harus dijinjing dengan satu tas khusus karena tas ransel berisi buku-buku tidak sanggup lagi menerima tambahan beban. Pagi-pagi selain menyiapkan sarapan, Mama juga menyiapkan bekal yang akan dibawa. 1 botol air minum, 1 kotak nasi penuh (benar-benar penuh dan dipadatkan, haha…) lalu kotak lain berisi lauk dan sayur. Alhamdulillah selalu kenyang, karena nasinya banyak banget. Berangkat sekolah tas jinjingnya berat, pulangnya bahagia karena kotak-kotak sudah pada kosong dan terasa ringan. Dan yang paling bahagia tentunya bukan yang makan…tapi yang nyiapin…waktu lihat tas bekal isinya bersih🙂

message from mum in lunchbox

Dan sekarang setelah mengurus anak sendiri berangkat sekolah, saya mengerti kenapa dulu mama selalu cerewet setiap pagi meminta anak-anaknya supaya cepat, jangan lelet (contoh: mau mandi aja lama banget deh geraknya), dan habiskan sarapan (the most thing she concerned about every morning). Itu karena mama sayang sama kita, supaya gak telat berangkat sekolah dan memastikan perut anak-anak kenyang sebelum aktivitas belajar di sekolah.

Sekarang giliran saya, pagi-pagi memastikan Shofi memakan sarapannya, perut kenyang sebelum berangkat sekolah. Tantangannya, Shofi tuh makannya lama, lama mengunyah. Hampir setiap pagi saya berasa seperti kaset kusut, memintanya berulang kali supaya cepat kunyah makanan. Berlomba dengan waktu, jam 7.30 paling lambat sudah harus jalan. Tapi, meskipun makannya lama, satu hal yang membuat saya bahagia adalah dia anak yang terima makan apa saja yang disajikan, gak pernah complaint, not kind of picky eater.

Selain sarapan, masih ada bekal yang harus dibawa, snack ringan untuk waktu makan bersama. Paling bawa roti, atau kentang goreng, atau sayuran kukus kesukaannya, biskuit, atau apa saja yang penting mengenyangkan dan menyenangkan. Jadi, sebuah kotak makan dan botol minum kecil selalu masuk tas nya, begitulah isi tas anak TK…menyenangkan ya… Dan ketika Shofi pulang sekolah, salah satu hal yang selalu saya tanyakan padanya adalah apakah bekalnya sudah dihabiskan. Karena sekarang saya juga merasakan bahagianya kalau dia menghabiskan bekal yang saya siapkan.

Yah…begitulah ribetnya pagi ibu-ibu menyiapkan sarapan, juga kadang bekal untuk dibawa anaknya ke sekolah. Mungkin terlihat biasa-biasa saja, tapi believe me it’s not as simple as it’s seen. Karena di balik itu seorang ibu menitipkan cinta pada sarapan dan bekal tersebut, berharap si anak makan, kenyang, dan senang. Meskipun cerewet, meskipun repot, tapi semua karena sayang. Thank you, Mama!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s