Fine Night Musings

I don’t know if writing needs a reason. But tonight, I just want to write, whatever the idea, inscribing down a little of words seems pretty relieving to me as I just feel like my heart wants to burst out. It’s 1.30 am. I feel so alone at the moment, but sometimes being alone is … More Fine Night Musings

Di Balik Langit

​Sengaja saya membuka jendela kamar, bersembunyi di baliknya, sambil melihat keluar. Udara sore ini sangat sejuk dan bersahabat, sampai-sampai air mata menetes. Rasanya pas sekali, suasana hati disambut dengan hujan. Menengadah sedikit, saya melihat langit berwarna biru keabuan, terlihat pucat. Yet, it’s so beautiful. Bagian yang selalu mampu menahan waktuku dan membawaku ke waktu lain. … More Di Balik Langit

30

Soon I’ll be 30 years old. I can’t believe I made it to this late 20s, which just couple years ago when my age was still considered young adult, I saw an age of 30 will be somewhere of someone should be mature enough, independent, and…old. Here I am. I can now see fine wrinkles … More 30

Sayonara

Tepat sebelum senja menjelang, akhirnya saya menjejakkan kaki kembali di sini. Menyusuri ruang-ruang airport yang telah banyak berubah dan terlihat baru, jauh berbeda ketika beberapa tahun yang lalu saya masih rutin pulang kampung saat kuliah. Sambil mata menelisik seluk beluk airport, perasaan ini membuncah di dalam hati. Perasaan yang selalu muncul bila pulang ke kampung … More Sayonara

Cerita Menunggu

Rencana sejak tadi siang qadarallah tidak berjalan mulus. Sudah sering mengalami kejadian seperti ini, seperti sebuah pengingat. Semua hal yang di luar rencana semakin membuat saya yakin bahwa kita hanya bisa berencana, tapi semua sudah diatur oleh Allah, cerita akhirnya tiada yang tau. Ceritanya malam ini saya sedang duduk di sebuah tempat makan yang nyaman, … More Cerita Menunggu

Malam Idul Adha

Hampir pukul 1 dinihari. Saya menahan kantuk. Perut sudah mulai gak enak. Berasa nyeri seperti efek begadang, mulai masuk angin, mungkin. Duduk di sudut salah satu bilik IGD, menunggui seseorang terbaring di kasur. Saya pandangi dia, pucat, menggigil, berselimut, dan mengenakan 2 jaket tebal sekaligus untuk menahan dingin yang dirasa, meskipun dia sebenarnya demam. Masih … More Malam Idul Adha

Selalu

Menulis di sini Aku merasa seperti duduk sendirian di sebuah bangku taman yang sepi Tempat yang sama setiap kali aku datang Menyandarkan punggungku Meletakkan tanganku Mendiamkan gelisah jemariku Menepikan sejenak rasa lelah Dan menatap sejauh mata memandang Tidak kosong dan tidak pula bermakna Hanya ada hening dan daun yang gugur dalam diam Menemani pikir Bahwa … More Selalu